Marketing Kredit Tanpa Agunan Yang Terpercaya

Featured

PakarnyaKartuKredit.Com

KTA Standard Chartered

Nama Marketing : Yulia

Telp : 0852.1554.1223 or 021.9370.2176 / BB : 27bc3d4e / WA : 0852.1554.1223

Klik Disini Untuk Mengunjungi Website Nya

************************************************************

KTA ANZ

Nama Marketing : Renita

Telp : 0852.1976.7550 / BB : 7D195F62 / WA : 0852.1976.7550

Klik Disini Untuk Mengunjungi Website Nya


Syarat KPR – Syarat Pengajuan KPR Agar di Setujui Bank

Beli rumah sering kali dianggap cukup merepotkan oleh para calon kreditur, namun sebenarnya untuk membeli rumah, langkah-langkah atau persyaratannya sangat mudah untuk dilakukan. Kredit Pemilihan Rumah atau yang lebih akrab dipanggil KPR punya beberapa tips syarat KPR yang harus dilaksanakan untuk pengajuannya, diataranya:

Berikut adalah persyaratan yang dibutuhkan untuk pemesanan / pembelian rumah melalui kredit KPR bagi para calon pembeli:

  1. Membayar biaya realisasi KPR kurang lebih 6,5%, dari nominal jumlah kredit atau pokok hutang. (dibayar pada saat realisasi akad kredit)
  2. Membayar uang muka minimal kurang lebih 20% dari harga rumah maksimal 20 hari setelah booking free. (uang muka bisa diangsur selama 6 bulan)
  3. Membayar biaya booking free kurang lebih Rp, 500.000 (tidak bisa ditarik kembali jika terjadi kegagalan dalam pembelian rumah dengan alas an apapun)

Dokumen atau berkas yang harus dilengkapi untuk pengajuan KPR:

  1. Fotokopi kartu keluarga / KK (4 lembar)
  2. Fotokopi KTP suami / istri (masing-masing 4 lembar)
  3. Pas foto 3×4 suami / istri (masing-masing 4 lembar)
  4. Fotokopi surat nikah, atau fotokopi surat cerai jika duda / janda (4 lembar)
  5. Fotokopi nomor pokok wajib pajak / NPWP (4 lembar)
  6. Surat keterangang kerja untuk karyawan swasta, atau “SK” untuk PNS beserta fotokopinya
  7. Slip gaji asli 3 bulan terakhir beserta fotokopinya (untuk karyawan swasta)
  8. Fotokopi surat izin praktek / izin profesi / SK pengangkatan dari instansi terkait (untuk professional)
  9. Fotokopi SIUP TDP keterangan domisili / akta pendirian perusahaan, laporan keuangan 3 bulan terakhir (untuk pengusaha)

Tips Menjaga Akun Internet Banking Bank Niaga Tetap Aman

Dijaman yang serba digital ini segala transaksi sudah bisa dilakukan dengan mudah , tidak perlu repot-repot mencari ATM jika ingin transfer dana pada teman atau partner bisnis anda. Anda dapat melakukan transaksi kapan saja dan dimana saja menggunakan layanan internet banking Bank Niaga.

Berikut adalah tips menjaga akun internet banking Bank Niaga anda tetap aman:

1. Kumpulkan bukti pembayaran

Memang terdengar sepele, namun ada baiknya jika anda menyimpan seluruh bukti transaksi ke sebuah folder khusus dai laptop atau komputer anda. Hal ini untuk melakukan verifikasi jika terdapat transaksi yang mencurigakan.

2. Jangan panik ketika lupa password / PIN

Jangan panic ketika lupa password atau PIN , tetapi jika kejadian itu anda alami maka hal yang harus anda lakukan yaitu laporkan kepada pihak bank. Karena beberapa bank telah menyediakan layanan costumer service 24 jam via telepon atau jika memungkinkan segera kunjungi kantor bank terdekat.

 3. Gunakan password / PIN yang kuat dan ganti kombinasi angkanya secara berkala

Hal ini sebernaranya berlaku untuk semua akun internet, terutama internet banking yang harus anda perhatikan ekstra. Karena untuk menjaga keamanan akun internet banking anda sendiri.

 4. Hindari menggunakan computer umum / warnet

Usahakan selalu mengakses akun anda melalui laptop / computer pribadi. Karena jika menggunakan computer umum / warnet, pihak yang tidak bertanggung jawa bisa saja memasang aplikasi keylogger untuk mrekam aktivitas anda dengan computer tersebut. Hal ini tentunya sangat beresiko untuk anda.

 5. Perhatikan alamat URL di Address Bar Browser

Hal ini yang harus anda perhatikan saat melakukan atau menggunakan layanan internet banking. Pastikan ejaan URL anda benar, apalagi jika anda selalu salah ketik. Karena saat ini hamper semua website perbankan telah memiliki sertifikat SLL yang ditandai dengan HTTPS.

Pinjaman – Apakah Itu?

Pinjaman merupakan suatu jenis hutang yang dapat melibatkan jenis benda berwujud walaupun biasanya lebih sering diartikan dengan pinjaman moneter. Seperti hutang lainnya, suatu pinjaman memerlukan distribusi ualng asset keungan seiring waktu antara peminjam (terhutang) dan penghutang (pemberi hutang). Namun secara sederhana, pinjaman dapat diartikan sebagai barang atau jasa yang menjadi kewajiban dari pihak yang satu untuk dibayarkan kepada pihak lain sesuai dengan perjanjiannya mau itu tertulis ataupun secara lisan, yang dinyatakan serta wajib dibayarkan kembali dalam jangka waktu tertentu (sesuai yang ditentukan).

Sumber dana pinjaman

Sumber dana pinjaman dapat diperoleh dengan dua cara, diantaranya:

A. Pinjaman dalam negeri

-          Pinjaman dengan fasilitas yang mengikat ataupun tidak

-          Pinjaman melalui sindikasi atau bilateral

-          Pinjaman dalam bentuk mata uang rupiah atau asing

B. Pinjaman luar negeri

-          Pinjaman dengan fasilitas yang mengikat ataupun tidak

-          Pinjaman melalui sindikasi atau bilateral

-          Pinjaman dalam bentuk mata uang rupiah atau asing

Kekurangan dan kelebihan pinjaman:

A. Kekurangan dari pinjaman:

-          Biaya bunga pinjaman biasanya relative tinggi, mengikuti tren pergerakan tingkat suku bunga yang berlaku dipasar

-          Jumlah dana yang dicairkan biasanya sangat terbatas

B. kelebiahan dari pinjaman, yaitu:

-          Proses pengurusan pinjaman sangat sederhana

-          Biaya pengurusan untuk mendapatkan pinjaman biasanya rendah

-          Prosesnya cepat dan mudah

Mekanisme pinjaman

-          Penarikan dana

-          Penandatanganan perjanjian pinjaman

-          Penyelesaian masalah yang berhubungan dengan legal

-          Penelaahan terhadap persyaratan dan kondisi fasilitas pinjaman

-          Pengajuan proposal untuk memperoleh fasilitas pinjaman